Senin, Agustus 3, 2026
Tamiang Layang

Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla dan Dukung Program Strategis Nasional, Bupati M. Yamin Hadiri Silaturahmi Menko Polkam RI

Tamiang Layang, forumhukum.online – Bupati Barito Timur, M. Yamin, menghadiri kegiatan silaturahmi dan kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, yang berlangsung di Hall Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Jumat (31/7/2026).

Kehadiran Bupati M. Yamin bersama para kepala daerah se-Kalimantan Tengah menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam memperkuat sinergi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus mendukung pelaksanaan berbagai program strategis nasional.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, kepala perangkat daerah, serta para bupati dan wakil bupati dari seluruh kabupaten di Kalimantan Tengah.

Dalam arahannya, Menko Polkam RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan bahwa Kalimantan memiliki peran yang sangat strategis sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), sekaligus penopang ketahanan pangan, ketahanan energi, dan pelestarian lingkungan.

Menurutnya, berbagai tantangan seperti kebakaran hutan dan lahan, pertambangan tanpa izin, illegal logging, serta konflik agraria memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat.

“Pemerintah mengedepankan konsep President of Solutions, yaitu pemerintahan yang berorientasi pada penyelesaian berbagai persoalan masyarakat secara cepat, tepat, dan terukur melalui program-program prioritas nasional,” tegas Menko Polkam.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memaparkan berbagai potensi unggulan yang dimiliki Kalimantan Tengah, mulai dari sektor kehutanan, perkebunan, pertanian, perikanan, hingga pertambangan. Potensi sumber daya alam tersebut dinilai menjadi modal strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan ketahanan energi nasional.

Di sisi lain, Gubernur menegaskan bahwa sejumlah tantangan, seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pertambangan tanpa izin, pembalakan liar (illegal logging), serta konflik agraria, memerlukan penanganan secara terpadu. Menurutnya, sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar pembangunan di Kalimantan Tengah dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Bagi Pemerintah Kabupaten Barito Timur, kehadiran Bupati M. Yamin dalam forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menghadapi musim kemarau serta meningkatkan kesiapsiagaan penanganan Karhutla.

Pemerintah Kabupaten Barito Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung berbagai kebijakan strategis pemerintah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya bersama menjaga kelestarian lingkungan, memperkuat ketahanan daerah, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Vna)