Sabtu, Agustus 15, 2026
Tamiang Layang

Waspada Karhutla, Ketua DPRD Barito Timur Ingatkan Warga Untuk Tidak Bakar Lahan

Tamiang Layang, forumhukum.online — Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur, Nursulistio, mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat cuaca panas dan kondisi kekeringan.

Nursulistio mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan sejumlah unsur terkait untuk mengantisipasi dampak El Nino, termasuk ancaman kekeringan dan karhutla.

“Musim El Nino tahun ini melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Karena itu, kita melakukan koordinasi untuk mengantisipasi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya, Jumat (14/8/2026).

Menurutnya, cuaca yang semakin panas dan masa kekeringan yang berlangsung cepat dapat meningkatkan risiko kebakaran sekaligus berdampak pada ketersediaan air bersih.

Karena itu, ia meminta masyarakat, khususnya petani dan pemilik lahan, tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar.

“Masyarakat, petani, dan kita semua agar menjaga lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar,” tegasnya.

Penanganan karhutla, lanjut Nursulistio, melibatkan BPBD, TNI, Polri dan Forkopimda. Pemantauan titik panas juga dilakukan melalui teknologi satelit untuk mendeteksi potensi kebakaran.

Meski demikian, pemadaman di lapangan masih menghadapi kendala, seperti sulitnya akses, luasnya wilayah serta keterbatasan sumber air. Ia juga mengingatkan adanya konsekuensi hukum bagi pembakaran lahan yang menyebabkan kerusakan lingkungan.

Selain mengancam lingkungan, asap karhutla dapat mengganggu kesehatan masyarakat dan aktivitas penerbangan. Nursulistio pun mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama mencegah kebakaran.

“Mari kita bersama-sama mencegah pembakaran lahan dan hutan. Kondisi cuaca saat ini sangat panas, sementara masa kekeringan berlangsung cepat. Karena itu, kewaspadaan dan kepedulian semua pihak sangat diperlukan untuk mencegah karhutla,” pungkasnya . (Vna)