Rapat Evaluasi Karhutla Kalteng, Ketua DPRD Bartim Dorong Warga Cegah Kebakaran Lahan
Tamiang Layang, forumhukum.online – Kemarau yang masih berlangsung dan mulai munculnya kabut asap di sejumlah wilayah Kalteng mendorong Ketua DPRD Barito Timur, Nursulistio, mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Imbauan tersebut disampaikan setelah dirinya mengikuti rapat evaluasi karhutla Pemprov Kalteng di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (3/9/2026) malam. Rapat bersama Forkopimda dan instansi terkait itu membahas perkembangan kemarau serta potensi karhutla berdasarkan data BPBD dan BMKG.
Nursulistio mengatakan kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga September, bahkan dampaknya berpotensi berlanjut sampai awal 2027.
“Kemarau masih diprediksi panjang. Mungkin sampai September ini masih kemarau, mulai ada curah hujan mungkin di akhir-akhir,” katanya.
Menurutnya, kondisi ini harus diantisipasi bersama karena kabut asap mulai mengganggu kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk ISPA.
Ketua DPRD Barito Timur, Nursulistio, meminta masyarakat dan pemerintah bersinergi menghadapi karhutla, kabut asap, serta dampak kemarau. Ia menegaskan pembukaan lahan dengan cara membakar sebaiknya dihindari untuk mencegah munculnya titik api baru.
“Jangan membuka lahan dengan cara membakar, hindari dulu,” ujarnya.
Menurut Nursulistio, setiap titik api harus segera ditangani karena asap yang semakin tebal dapat mengganggu kualitas udara dan kesehatan masyarakat.
Pemerintah daerah juga diminta menyiapkan langkah menghadapi kemungkinan kekurangan air bersih selama kemarau, termasuk melalui program khusus dan anggaran bantuan tak terduga.
Tak hanya kemarau, potensi banjir saat musim hujan juga perlu diantisipasi sejak awal. “Mudah-mudahan kondisi kebakaran hutan dan lahan bisa kita atasi dengan kerja sama, pengertian, dan tanggung jawab semua pihak,” pungkasnya. (Vna)
