Minggu, Maret 29, 2026
Tamiang Layang

Jelang Idulfitri, Harga Cabai Tembus Rp120 Ribu, Tim Terpadu Turun Pantau Pasar Sembako di Bartim

Tamiang Layang, forumhukum.com – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, jajaran Polres Barito Timur bersama pemerintah daerah dan sejumlah instansi terkait melakukan pemantauan langsung terhadap harga serta ketersediaan bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di UPT Pasar Temanggung Djaja Karti, Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur. Pemantauan ini melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Timur, Wakapolres Barito Timur, Kejaksaan Negeri Barito Timur, Kabid Perekonomian Setda Barito Timur, Kabid Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Barito Timur, Kasat Intelkam Polres Barito Timur, Kasat Reskrim Polres Barito Timur, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Peternakan dan Perikanan, Kepala UPT Pasar Temanggung Djaja Karti, Satpol PP, Dishub, serta personel Polres Barito Timur.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan langsung terhadap berbagai komoditas bahan pokok penting yang menjadi kebutuhan utama masyarakat, seperti beras, cabai, bawang, minyak goreng, telur, gula, daging, ikan, hingga kebutuhan pangan lainnya. Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Temanggung Djaja Karti, sejumlah harga bahan pokok masih berada dalam kondisi relatif stabil, meskipun terdapat beberapa komoditas yang mengalami fluktuasi harga seiring meningkatnya permintaan masyarakat selama bulan Ramadan.

Beberapa harga komoditas yang terpantau di antara lain beras medium sekitar Rp12.500 per kilogram, sementara beras premium berada pada kisaran Rp16.000 hingga Rp16.600 per kilogram. Untuk komoditas cabai, cabai rawit merah dan cabai rawit hijau tercatat sekitar Rp120.000 per kilogram, sedangkan cabai tiung berada pada kisaran Rp80.000 per kilogram.

Harga bawang merah tercatat Rp45.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, sementara gula pasir berkisar antara Rp18.000 hingga Rp19.000 per kilogram. Untuk minyak goreng kemasan premium berada pada kisaran Rp22.000 hingga Rp23.000 per liter, sedangkan minyak goreng bersubsidi Minyakita dijual sekitar Rp15.700 per liter.

Pada komoditas protein hewani, harga telur ayam ras tercatat Rp32.000 per kilogram, daging ayam ras Rp45.000 per kilogram, dan daging sapi berkisar Rp160.000 per kilogram. Sementara itu untuk komoditas perikanan, harga ikan nila sekitar Rp50.000 per kilogram, ikan bandeng Rp30.000 per kilogram, dan udang basah mencapai Rp180.000 per kilogram.

Wakapolres Barito Timur Kompol Alexander Ferdianta Sitepu melalui Kasat Intelkam Polres Barito Timur AKP Muchamad Saipul mengatakan, pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok tersebut merupakan langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga yang signifikan menjelang Idulfitri. Menurutnya, secara umum ketersediaan bahan pokok di Pasar Temenggung Djaja Karti masih mencukupi kebutuhan masyarakat, meskipun terdapat beberapa komoditas yang mengalami fluktuasi harga dalam tiga minggu terakhir selama bulan Ramadan.

“Dari hasil pemantauan yang dilakukan bersama tim terpadu, ketersediaan bahan pokok masih dalam kondisi aman. Memang terdapat beberapa komoditas yang mengalami fluktuasi harga, namun masih dalam batas kewajaran seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri,” jelasnya.

Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, tercatat beberapa komoditas mengalami perubahan harga. Cabai rawit merah dan cabai rawit hijau mengalami penurunan sekitar Rp10.000 dari harga tertinggi sebelumnya, sementara cabai tiung justru mengalami kenaikan sekitar Rp30.000 dari harga normal.

Selain itu, bawang merah mengalami kenaikan sekitar Rp5.000 per kilogram, sedangkan harga ayam kampung utuh mengalami penurunan sekitar Rp20.000 per ekor dari harga tertinggi sebelumnya. Ia menambahkan bahwa Satuan Intelkam Polres Barito Timur akan terus melakukan monitoring terhadap perkembangan harga serta isu yang berkembang di masyarakat, khususnya terkait stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.

Selain itu, pihaknya juga mendorong Dinas Perdagangan untuk terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap harga serta ketersediaan bahan pokok penting selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri guna menjaga stabilitas pasokan di pasaran. Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Barito Timur, Junitariati, menjelaskan bahwa kenaikan harga pada beberapa komoditas dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Idulfitri.

Selain faktor permintaan, kenaikan harga juga dipengaruhi oleh adanya penambahan jumlah penduduk sementara, seperti personel TNI yang bertugas di wilayah tersebut, keterlambatan pasokan dari pemasok, serta meningkatnya biaya transportasi.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami akan meningkatkan pemantauan dan pengawasan harga di pasar. Selain itu, kami juga menjajaki kerja sama dengan daerah penghasil bahan pangan serta mendorong adanya subsidi angkutan guna menekan biaya distribusi,” pungkas Junitariati. (Vna)