Selasa, September 1, 2026
Tamiang Layang

Festival Nikep IV di Lalap, Sekda Bartim Ajak Generasi Muda Jaga Budaya

Tamiang Layang, forumhukum.online – Suasana Desa Lalap, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, Sabtu (29/8/2026), semarak dengan nuansa pelestarian budaya. Festival Nikep IV Tahun 2026 resmi dibuka Sekretaris Daerah Barito Timur, Misnohartaku, mewakili Bupati Barito Timur M. Yamin.

Festival Nikep tak sekadar menghadirkan perlombaan dan hiburan, tetapi menjadi ruang untuk menghidupkan kembali tradisi leluhur masyarakat Dayak Maanyan. Kegiatan ini sekaligus mendorong generasi muda semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan adat, seni, serta budaya daerah.

Dalam sambutan Bupati Barito Timur M. Yamin yang dibacakan Sekda Misnohartaku, Pemkab Barito Timur mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan Festival Nikep IV 2026, mulai dari panitia, Pemerintah Desa Lalap, tokoh adat dan masyarakat, hingga generasi muda.

“Festival Nikep bukan hanya sekadar kegiatan hiburan dan perayaan masyarakat. Lebih dari itu, festival ini merupakan salah satu wujud nyata dari upaya kita bersama dalam melestarikan adat istiadat, seni, budaya, serta nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para leluhur,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Nikep sendiri merupakan tradisi menangkap ikan secara tradisional yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Dayak Maanyan. Festival ini menjadi upaya untuk menjaga tradisi tersebut agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya.

Aktivitas ini menggunakan peralatan sederhana berupa anyaman rotan yang disebut ansiding, dengan memanfaatkan kondisi perairan setempat pada musim kemarau.Bagi masyarakat, Nikep bukan semata-mata cara memperoleh ikan sebagai sumber pangan.

Di dalamnya terdapat nilai-nilai kearifan lokal, kebersamaan, gotong royong serta hubungan harmonis antara manusia dan alam yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Karena itu, pelaksanaan Festival Nikep dinilai memiliki arti penting dalam menjaga agar tradisi tersebut tidak hilang di tengah perkembangan zaman.Generasi Muda Jangan Jadi PenontonBupati melalui sambutannya juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengambil peran aktif dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah.

“Jangan sampai generasi kita hanya menjadi penonton terhadap kebudayaannya sendiri,” tegasnya.

Ia mendorong generasi muda aktif mempelajari sejarah, mengenal adat istiadat, melestarikan bahasa daerah, serta mengembangkan seni dan potensi budaya Barito Timur.

Pelestarian budaya, lanjutnya, juga harus mengikuti perkembangan zaman. Teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk mendokumentasikan, mempromosikan, dan memperkenalkan kekayaan budaya Barito Timur kepada masyarakat luas.

Dengan pemanfaatan teknologi, berbagai tradisi lokal dapat dikemas secara kreatif sehingga mampu menjangkau generasi muda sekaligus menarik perhatian masyarakat dari luar daerah.

Budaya Jadi Penggerak Ekonomi MasyarakatBarito Timur memiliki kekayaan budaya, adat istiadat, seni, tradisi dan potensi wisata yang sangat beragam. Kekayaan tersebut merupakan aset daerah yang harus dijaga, dikembangkan dan dipromosikan secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Barito Timur, lanjutnya, terus berkomitmen mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian kebudayaan, pengembangan pariwisata, pemberdayaan masyarakat serta penguatan ekonomi kreatif.

Festival Nikep juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran peserta dan pengunjung membuka peluang bagi pelaku UMKM, pengrajin, pelaku seni serta masyarakat sekitar untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk unggulan daerah.

Pemerintah Kabupaten Barito Timur berharap Festival Nikep IV tak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi berkembang sebagai ikon budaya dan wisata daerah. Melalui festival ini, tradisi diharapkan dapat menjadi kekuatan ekonomi sekaligus membuka peluang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Barito Timur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor, donatur, panitia, pemerintah desa, tokoh adat dan masyarakat, generasi muda, Pokdarwis, insan pers, serta semua pihak yang turut menyukseskan Festival Nikep IV Tahun 2026.

Bupati Barito Timur mengajak masyarakat menjadikan Festival Nikep IV 2026 sebagai momentum memperkuat persatuan, gotong royong, serta kecintaan terhadap budaya dan daerah.

Ia berharap seluruh rangkaian festival berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan semangat pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat, Festival Nikep di Desa Lalap diharapkan turut membuka peluang pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Ke Desa Lalap hati gembira,
Berkumpul bersama penuh sukacita;
Nikep lestari budaya terpelihara,
Barito Timur maju untuk kita semua.”

Dari Desa Lalap, tradisi Nikep kembali dihidupkan sebagai warisan leluhur yang perlu terus dipelajari, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya. (Vna)