Minggu, Desember 14, 2025
Tamiang Layang

DPRD Bartim dan Pemkab Sepakati KUA PPAS 2024 Rp1,2 Triliun

SPIRITNUSANTARA.COM – Tamiang Layang, DPRD Barito Timur bersama Pemkab setempat telah menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk tahun anggaran 2024, sebesar Rp1,2 triliun.

“Dengan disetujui KUA PPAS 2024 maka kita akan melanjutkan untuk persiapan mengajukan rancangan APBD 2024,” kata Penjabat Bupati Barito Timur, Indra Gunawan di Tamiang Layang, Kamis (26/10/2023)  sore.

Menurutnya, KUA PPAS 2024 yang telah disepakati merupakan gambaran untuk menunjang pembangunan secara umum. Keutamaannya adalah pembangunan yang menggunakan APBD 2024 tepat sasaran dan dapat mensejahterakan masyarakat Kabupaten Barito Timur.

Kegiatan yang dirancang seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) telah disepakati dan dilanjutkan dengan perincian anggaran. Hal tersebut ditindaklanjuti dengan RKPD yang memiliki target terukur yang ingin dicapai.

Indra pun menjelaskan program memprioritaskan pembangunan infrastruktur, kesejahteraan masyarakat, serta program-program yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu contoh beberapa jalan di wilayah Kecamatan Patangkep Tutui.

“Sedangkan urusan wajib sesuai struktur yakni kesehatan, pendidikan dan lainnya,” kata Indra.

Esensi utamanya berkaitan erat dengan harapan bahwa anggaran tersebut mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan, kemajuan Barito Timur dan kesejahteraan masyarakatnya.

Ketua DPRD Barito Timur, Nur Sulistio mengapresiasi ajuan anggaran yang diajukan dalam KUA PPAS 2024 yang diterima DPRD Barito Timur.

“Nilainya optimis sekali. Untuk anggarannya sebesar Rp1,2 triliun. Tidak ada defisit tetapi surplus sebesar Rp2,5 miliar,” kata Nur Sulistio.

Menurut politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu struktur anggaran yang diajukan sehat yang dirancang dan disusun secara profesional dan proporsional.

“Perinciannya nanti akan dibahas pada rapat kerja dengan agenda pembahasan rencana anggaran antara DPRD dengan TAPD” demikian Nur Sulistio. (LAH/SN)