Selasa, Juli 14, 2026
Tamiang Layang

Misnohartaku: Bantuan Alsintan Perkuat Swasembada Jagung Nasional

Tamiang Layang, forumhukum.online – Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Barito Timur, Misnohartaku, mengatakan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian menjadi dorongan bagi petani untuk memperluas areal tanam dan mendukung percepatan swasembada jagung nasional 2026. Hal itu disampaikannya saat penyerahan bantuan alsintan dalam Program Tanam Jagung hasil kerja sama Kementerian Pertanian dan Polri di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Barito Timur, Senin (13/7/2026).

Dalam sambutannya, Misnohartaku menjelaskan bahwa jagung merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki peranan penting dalam pembangunan nasional. Kebutuhan jagung terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk, meningkatnya kebutuhan pangan, konsumsi protein hewani, serta kebutuhan energi sehingga pemerintah terus mendorong peningkatan produksi secara berkelanjutan.

Menurutnya, pada Tahun Anggaran 2026 Kementerian Pertanian memberikan berbagai bentuk dukungan kepada daerah, termasuk Kabupaten Barito Timur, melalui bantuan sarana produksi dan alat mesin pertanian guna mempercepat pencapaian target swasembada jagung nasional. Kerja sama antara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur dengan Polres Barito Timur dalam program pengembangan jagung pakan juga telah berlangsung sejak tahun 2025 dan berlanjut hingga tahun ini.

Misnohartaku mengatakan antusiasme petani Barito Timur dalam mengembangkan jagung cukup tinggi. Dukungan pemerintah berupa benih, pupuk, alsintan prapanen, dan pendampingan kepolisian diharapkan mampu meningkatkan luas tanam jagung.

Pada kesempatan itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Barito Timur menyerahkan 59 unit alsintan, terdiri atas sembilan traktor roda empat, 10 traktor roda dua, 20 pompa air, dan 20 hand sprayer elektrik. Ia juga berharap pemerintah pusat dapat menambah bantuan alsintan pascapanen, seperti combine harvester jagung, untuk meningkatkan produktivitas petani.

Menurutnya, keberadaan alsintan, baik prapanen maupun pascapanen, sangat membantu petani dalam menghemat waktu, tenaga, dan biaya produksi. Karena itu, ia optimistis Kabupaten Barito Timur dapat menjadi salah satu daerah penyumbang dalam mewujudkan swasembada jagung nasional.

Misnohartaku juga menyampaikan apresiasi kepada Polres Barito Timur yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pelaksanaan Program Jagung Nasional. Ia menilai keberhasilan memperoleh bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian tidak terlepas dari dukungan dan inisiasi Polres Barito Timur yang turut mengusulkan kebutuhan alsintan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh penyuluh pertanian lapangan (PPL), kelompok tani, serta Ketua DPC Pemuda Tani Indonesia Kabupaten Barito Timur yang terus memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian, termasuk mendorong lahirnya petani milenial sebagai generasi penerus pembangunan pertanian di daerah.

Menutup sambutannya, Misnohartaku berharap target luas tanam jagung 165 hektare pada 2026 dapat tercapai melalui sinergi semua pihak. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemkab Barito Timur terhadap program ketahanan pangan nasional yang ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Bupati pada penyerahan bantuan alsintan. (Vna)