Warga Desa Tangkum Dibekali Keterampilan Ekonomi oleh Dinas Perpustakaan Bartim
Tamiang Layang, forumhukum.online – Perpustakaan kini tidak lagi sekadar menjadi tempat membaca buku, tetapi berkembang menjadi ruang belajar, berbagi ilmu, dan pemberdayaan masyarakat.
Hal tersebut tercermin melalui kegiatan Pengembangan Literasi Berbasis Inklusi Sosial yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barito Timur di Perpustakaan Desa Tangkum, Kecamatan Raren Batuah.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan berbagai pembekalan keterampilan yang tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memiliki nilai manfaat ekonomi bagi keluarga.
Salah satu pelatihan yang diberikan yakni pembuatan kuliner sambal rujak dengan modal terjangkau namun memiliki potensi usaha untuk menambah penghasilan rumah tangga. Selain itu, peserta juga memperoleh materi *public speaking* untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, serta pelatihan TIK SIM guna memperkuat pemanfaatan teknologi informasi di era digital.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barito Timur, Ari Panan P. Lelo menegaskan bahwa perpustakaan harus mampu hadir sebagai pusat pembelajaran yang hidup dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Perpustakaan bukan hanya tempat membaca buku, tetapi juga menjadi ruang belajar bersama, berbagi ilmu, dan pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri serta produktif,” ujarnya.
Menurut Ari, program literasi berbasis inklusi sosial merupakan upaya untuk menjadikan perpustakaan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam meningkatkan keterampilan yang dapat mendukung kesejahteraan keluarga.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong pengelola perpustakaan desa bersama pengurus PKK untuk menjadi agen berbagi ilmu di lingkungan masing-masing.
“Harapannya ilmu yang diperoleh tidak berhenti di peserta saja, tetapi bisa diteruskan kepada masyarakat lainnya sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas di desa,” tambahnya.
Melalui program ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Barito Timur berupaya memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta kebutuhan warga desa. (Vna)
