Minggu, Agustus 23, 2026
Tamiang Layang

PKK Bartim Kobarkan Gerakan Berani Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Bukan Sekadar Sosialisasi

Tamiang Layang, forumhukum.online – Pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak membutuhkan langkah nyata, bukan sekadar sosialisasi. Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Timur (Bartim) mengajak seluruh kader berani menjadi pelopor perlindungan, dimulai dari lingkungan keluarga. Pesan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Barito Timur, Ny. Misnawaty M. Yamin, saat memimpin Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Kecamatan Pematang Karau dan Kecamatan Paku, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan turut dihadiri Ketua I Bidang Pembinaan dan Karakter Keluarga, Ny. Rada Karuniani Garu, jajaran TP PKK kecamatan, serta para kader.

Ny. Misnawaty menegaskan, keluarga harus menjadi tempat pertama yang memberikan rasa aman dan perlindungan bagi perempuan dan anak. Karena itu, kader PKK diharapkan tidak hanya menyampaikan edukasi, tetapi juga aktif mencegah kekerasan dan membangun lingkungan keluarga yang aman.

“Kita ingin keluarga menjadi tempat yang aman bagi perempuan dan anak. Karena itu, mari kita mulai pencegahan dari keluarga kita sendiri, dengan membangun komunikasi yang baik, saling menghormati dan memberikan kasih sayang,” ujar Ny. Misnawaty.

Menurutnya, kader PKK memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat. Kader diharapkan tidak hanya memahami persoalan kekerasan, tetapi juga mampu menjadi pelopor, penggerak, dan penyampai edukasi tentang perlindungan perempuan dan anak.

Komitmen tersebut kemudian diperkuat melalui Ikrar Komitmen Bersama. Seluruh peserta berdiri dan mengikuti ikrar yang dipandu Ny. Rada Karuniani Garu sebagai bentuk keseriusan bersama dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Langkah ini diharapkan menjadi awal gerakan nyata untuk membangun keluarga yang lebih aman, harmonis, dan bebas dari kekerasan.

Melalui ikrar bersama, para peserta menyatakan komitmen menolak segala bentuk kekerasan, membangun keluarga dengan kasih sayang dan komunikasi yang baik, serta berani bersuara jika mengetahui adanya tindak kekerasan.

Komitmen tersebut juga mencakup upaya menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak. Ikrar ditutup dengan seruan bersama untuk mencegah kekerasan, melindungi perempuan dan anak, serta mewujudkan keluarga yang aman, harmonis, dan sejahtera.

Semangat itu kemudian disambut dengan seruan “Barito Timur SEGAH!”, yang bermakna Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah, dan Harmonis.

Usai ikrar, Ketua TP PKK Bartim, Ny. Misnawaty M. Yamin, mengingatkan kader agar komitmen tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Ia menitipkan tiga pesan utama, yakni peduli terhadap sesama, berani mencegah kekerasan, dan bersama memberikan perlindungan.

“Mari kita tanamkan tiga hal: peduli terhadap sesama, berani mencegah kekerasan, dan bersama memberikan perlindungan,” ajaknya.

Menurutnya, menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat, bukan hanya pemerintah maupun TP PKK.

Ia berharap para kader meneruskan pengetahuan dan semangat yang diperoleh kepada keluarga serta masyarakat di wilayah masing-masing, sehingga upaya pencegahan kekerasan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

“Stop kekerasan terhadap perempuan dan anak. Lindungi perempuan. Sayangi anak. Jaga keluarga,” pesannya. (Vna)