Pemkab Bartim Gelar Rakor Awal Bersama Bupati dan Wakil Bupati Terpilih 2025–2030
Tamiang Layang, forumhukum.online – Pemerintah Kabupaten Barito Timur mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2025–2030, M. Yamin dan Adi Mula Nakalelu, pada Kamis (30/1/2025). Kegiatan ini berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati, Desa Matabu, Kecamatan Dusun Timur.
Rakor tersebut menjadi langkah awal penyelarasan arah pembangunan daerah dan penyusunan kebijakan strategis pemerintahan mendatang. Seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan kepala desa turut hadir bersama Penjabat (Pj) Bupati Barito Timur, Indra Gunawan, serta Pj Sekda Misnohartaku.
Dalam pemaparannya, Pj Sekda Misnohartaku menegaskan bahwa kolaborasi pemerintah daerah dengan pemerintahan desa memiliki peran penting untuk mempercepat realisasi pembangunan.
Ia menyampaikan bahwa dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Pemkab Bartim mengelola APBD sebesar Rp 1,3 triliun yang telah disusun melalui proses perencanaan oleh Bapplitbangda.
“Kita harus memastikan program yang direncanakan sejalan dengan visi dan misi Bupati terpilih. Kepala OPD, camat, dan kepala desa perlu memahami dan memanfaatkan program ini dengan baik demi kepentingan masyarakat,” ujar Misnohartaku.
Sementara itu, Pj Bupati Indra Gunawan menekankan pentingnya menjaga kesinambungan program agar tetap berada pada jalur kebijakan yang telah dijanjikan kepada masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa selama masa pemilihan, aparatur sipil negara (ASN) bersikap netral dan hanya menampung visi serta gagasan calon pemimpin. Kini setelah kepemimpinan baru telah diputuskan, pemerintah daerah memiliki kewajiban mendukung implementasi program secara optimal.
Indra juga menyoroti penyesuaian kebijakan daerah dengan kebijakan nasional, terutama program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis yang harus menjadi bagian dalam pelaksanaan pembangunan daerah ke depan.
“Saya mengundang camat dan kepala desa agar bisa mendengar langsung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Jika ada program yang belum sesuai atau masih perlu dibahas, kita bisa mencari solusi bersama agar pelaksanaannya tidak sia-sia,” tegasnya. (Vna)
