Jumat, Juli 24, 2026
Tamiang Layang

Bunda Forum Anak Bartim Serukan Stop Bullying pada HAN 2026

Tamiang Layang, forumhukum.online – Bunda Forum Anak Kabupaten Barito Timur, Ny. Misnawaty M. Yamin, menyerukan komitmen bersama untuk menghentikan perundungan (bullying) dan memperkuat perlindungan anak pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Kabupaten Barito Timur Tahun 2026.

Seruan tersebut disampaikan di hadapan Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur, jajaran pemerintah daerah, Forum Anak Daerah, guru, serta ratusan pelajar. Menurutnya, Hari Anak Nasional harus menjadi momentum memperkuat komitmen semua pihak dalam menjamin hak anak untuk tumbuh, berkembang, dan terlindungi dari segala bentuk kekerasan.

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, ia menekankan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, pemerintah, sekolah, dan masyarakat.

“Menyayangi anak bukan hanya memenuhi apa yang mereka inginkan, tetapi memastikan mereka tumbuh di lingkungan yang aman. Tugas kita bersama adalah menjadi perisai yang melindungi mereka dari segala bentuk bahaya agar mereka dapat belajar, bermain, dan membangun masa depan yang gemilang,” ujar Ny. Misnawaty.

Ia juga mengangkat subtema HAN 2026, “Lindungi Teman: Berbeda itu Biasa, Berteman itu Luar Biasa, Setara Tanpa Kekerasan.” Menurutnya, keberagaman latar belakang, suku, agama, maupun kemampuan setiap anak merupakan kekuatan yang harus dihargai, bukan dijadikan alasan untuk melakukan perundungan atau diskriminasi.

Karena itu, ia mengajak seluruh pelajar di Barito Timur menjadi pelopor terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.

Ny. Misnawaty menegaskan tidak boleh ada lagi anak yang menjadi korban perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial.

Ia juga mengajak anak-anak membangun budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menyelesaikan persoalan melalui dialog tanpa kekerasan.

Ia menilai budaya saling menghargai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Kabupaten Barito Timur sebagai Kabupaten Layak
Anak.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Misnawaty memberikan apresiasi kepada Forum Anak Daerah Kabupaten Barito Timur yang dinilai konsisten menjadi wadah partisipasi anak sekaligus penyambung aspirasi anak kepada pemerintah.

Ia berharap para pengurus FAD terus menjalankan peran sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) dengan aktif mengedukasi teman sebaya mengenai hak anak, mencegah kekerasan, serta melaporkan berbagai persoalan yang dihadapi anak di lingkungan masing-masing.

Kepada para orang tua dan tenaga pendidik, Ny. Misnawaty mengingatkan bahwa perlindungan anak harus dimulai dari lingkungan keluarga dan sekolah melalui komunikasi yang terbuka, perhatian, serta kasih sayang.

“Anak-anak membutuhkan orang dewasa yang mau mendengar, memahami, dan mendampingi mereka. Perlindungan terbaik dimulai dari rumah dan sekolah yang penuh kasih sayang,” katanya.

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak, sekaligus mewujudkan generasi Barito Timur yang sehat, berkarakter, berprestasi, dan bebas dari kekerasan.(Vna)