Rabu, September 9, 2026
Tamiang Layang

Salat Istisqa Jadi Ikhtiar Ketua DPRD Bartim Hadapi Karhutla dan Kekeringan

Tamiang Layang, forumhukum.online – Kemarau panjang yang melanda Barito Timur mendorong pemerintah dan masyarakat melaksanakan salat Istisqa di halaman Kantor Bupati Barito Timur, Selasa (8/9/2026).

Ketua DPRD Barito Timur, Nursulistio, turut mengikuti salat tersebut sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan sekaligus meredakan dampak karhutla.

Nursulistio menyebut kemarau telah berlangsung lebih dari dua bulan tanpa hujan yang merata. Kondisi ini memicu kekeringan dan kabut asap akibat karhutla yang berdampak pada kesehatan masyarakat, aktivitas warga, serta kegiatan belajar mengajar.

Asap yang cukup pekat berdampak pada kesehatan masyarakat, aktivitas sehari-hari, dan juga proses pembelajaran anak-anak sekolah kita,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah telah melakukan berbagai upaya, termasuk modifikasi cuaca, untuk mengatasi dampak kemarau. Namun, di tengah kondisi yang masih memprihatinkan, salat Istisqa menjadi ikhtiar spiritual yang dilakukan bersama-sama untuk berharap hujan segera turun.

Selain menimbulkan kabut asap, kemarau panjang turut berdampak terhadap ketersediaan air bersih yang menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat.

Nursulistio menegaskan, pelaksanaan salat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar umat Islam untuk memohon pertolongan Allah SWT dalam menghadapi kondisi yang terjadi.

“Ini adalah bentuk ikhtiar kita, bentuk usaha kita. Kita bermohon kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan Yang Maha Kuasa, agar apa-apa yang menjadi ujian dan kebutuhan kita yang saat ini terkendala dan terhambat, segera diberikan jalan keluar,” tuturnya.

Ia berharap hujan segera turun secara merata di wilayah Barito Timur. Selain memenuhi kebutuhan air masyarakat dan menyuburkan kembali tanaman, hujan diharapkan dapat mengurangi kabut asap sekaligus membantu memadamkan karhutla.

“Kita bermunajat agar segera diturunkan hujan untuk memberikan air, menyuburkan tanaman kembali, menghilangkan kabut asap, dan tentunya memadamkan api,” kata Nursulistio.

Ketua DPRD Barito Timur itu mengapresiasi Pemkab Barito Timur yang memfasilitasi salat Istisqa dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari lembaga vertikal, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga guru mengaji.

Nursulistio mengajak masyarakat terus berdoa dan berikhtiar menghadapi kemarau serta karhutla. Ia bersyukur atas hujan yang sempat turun di sejumlah wilayah setelah upaya modifikasi cuaca.

“Semoga hujan segera turun secara merata, karhutla padam, dan ketersediaan air bersih masyarakat kembali normal,” harapnya. (Vna)