Kamis, Agustus 27, 2026
Tamiang Layang

Ketua TP PKK Bartim Serukan Perlawanan terhadap Kekerasan Perempuan dan Anak: Jangan Diam!

Tamiang Layang, forumhukum.online – Pesan untuk tidak tinggal diam terhadap kekerasan perempuan dan anak disampaikan TP PKK Kabupaten Barito Timur dalam sosialisasi pencegahan kekerasan di Kecamatan Raren Batuah dan Dusun Tengah, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang dihadiri camat, Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua TP PKK Desa, dan peserta sosialisasi tersebut dibuka langsung Ketua TP PKK Kabupaten Barito Timur, Ny. Misnawaty Yamin. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak berani peduli dan bertindak bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Barito Timur, Ny. Misnawaty Yamin, menegaskan bahwa sosialisasi tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan momentum membangun kepedulian bersama terhadap perlindungan perempuan dan anak.

“Kekerasan meninggalkan luka, bukan hanya pada tubuh, tetapi juga hati dan masa depan,” tegasnya.

Ia menekankan, pencegahan kekerasan harus dimulai dari keluarga sebagai lingkungan terdekat. Keluarga perlu menjadi tempat pertama bagi anak untuk merasa aman, didengar, dan mendapatkan kasih sayang.

“Karena itu, mari kita bangun keluarga yang penuh perhatian. Dengarkan anak-anak kita. Hargai perempuan di dalam keluarga. Selesaikan masalah dengan komunikasi yang baik,” ajaknya.Ia menekankan, kekerasan tidak selalu terlihat secara fisik. Kekerasan juga dapat hadir dalam bentuk perkataan yang merendahkan, ancaman, tekanan, pengabaian, maupun perlakuan yang dapat melukai mental dan psikologis perempuan serta anak.

Karena itu, menurutnya, masyarakat perlu memiliki keberanian untuk mengenali tanda-tanda kekerasan sejak dini. Kepedulian dari lingkungan sekitar dinilai sangat penting agar persoalan tidak dibiarkan berkembang hingga menimbulkan dampak yang lebih besar.

Ny. Misnawaty Yamin mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam saat melihat tanda-tanda kekerasan terhadap perempuan dan anak. Menurutnya, kepedulian dapat diwujudkan dengan membantu korban dan mengarahkan mereka kepada pihak yang dapat memberikan perlindungan.

Ia juga mendorong kader TP PKK di tingkat kecamatan hingga desa untuk aktif mengedukasi masyarakat tentang pola asuh, komunikasi keluarga, perlindungan anak, kesetaraan, dan pencegahan kekerasan.

“PKK harus menjadi penggerak perubahan dan terus meningkatkan kepedulian keluarga serta masyarakat terhadap persoalan perempuan dan anak,” tegasnya.

Ia berharap gerakan pencegahan kekerasan dapat menjadi gerakan bersama yang melibatkan keluarga, kader PKK, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tenaga pendidik dan seluruh unsur masyarakat.“Anak-anak adalah masa depan kita. Perempuan adalah bagian penting dalam membangun keluarga dan masyarakat. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan mereka tumbuh dan hidup dalam lingkungan yang aman, nyaman dan penuh kasih sayang,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Barito Timur menegaskan bahwa pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau lembaga tertentu. Kesadaran tersebut harus dimulai dari keberanian untuk peduli, bersuara, dan mencegah kekerasan di lingkungan sekitar. (Vna)