Kamis, Agustus 27, 2026
Tamiang Layang

Peringatan Maulid Nabi 1448 H di Rutan Tamiang Layang, Warga Binaan Diajak Meneladani Akhlak Rasulullah SAW

Tamiang Layang, forumhukum.online – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan keteladanan dan memperkuat pembinaan akhlak warga binaan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H berlangsung khidmat di Masjid Al-Akbar Rutan Kelas IIB Tamiang Layang dan diikuti 131 warga binaan. Mengusung tema “Menanamkan Akhlak Mulia Dalam Kehidupan dengan Meneladani Rasulullah SAW,” kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian untuk memperkuat iman, ketakwaan, serta akhlak warga binaan.

Kegiatan diawali sambutan Kepala Rutan, Agung Novarianto, dilanjutkan pembacaan Al-Qur’an dan saritilawah. Suasana semakin khidmat saat Ustadz Abdur Rahim menyampaikan tausiyah, mengajak warga binaan menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan dan selama menjalani proses pembinaan di Rutan.

“Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri dan memperbaiki akhlak. Keteladanan Rasulullah SAW hendaknya menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ustaz Abdur Rahim.

Menurutnya, proses memperbaiki diri merupakan bagian penting dalam kehidupan setiap manusia. Karena itu, warga binaan diharapkan mampu mengambil nilai-nilai positif dari keteladanan Rasulullah SAW sebagai bekal untuk menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter warga binaan.

Kepala Rutan Tamiang Layang, Agung Novarianto, mengatakan peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan memperbaiki akhlak dengan meneladani Rasulullah SAW.

Ia menegaskan, pembinaan keagamaan tidak sekadar seremonial, tetapi harus memberi dampak nyata terhadap perubahan sikap dan karakter warga binaan. Karena itu, Rutan Tamiang Layang akan terus melaksanakan pembinaan kepribadian dan keagamaan secara berkelanjutan.

“Semangat meneladani Rasulullah SAW diharapkan menjadi bekal positif bagi warga binaan selama menjalani pembinaan hingga kembali ke tengah masyarakat,” pungkas Agung. (Vna)