Hengky A. Garu Minta DAD Jaga Adat, Budaya, dan Generasi Penerus Barito Timur
Tamiang Layang, forumhukum.online – Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Barito Timur, Hengky A. Garu, menegaskan pengukuhan Pengurus DAD Kabupaten Barito Timur masa bakti 2026–2031 dan pelantikan Pengurus DAD Kecamatan se-Barito Timur menjadi momentum memperkuat komitmen menjaga adat, melestarikan budaya, mempererat persatuan, serta meningkatkan kontribusi bagi masyarakat. Hal itu disampaikannya saat pengukuhan dan pelantikan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Mantawara, Tamiang Layang, Senin (27/7/2026).
Menurut Hengky, pergantian kepengurusan bukan sekadar seremoni, melainkan awal untuk memperkuat peran DAD dalam mengawal nilai-nilai adat dan mendukung pembangunan daerah.
Di hadapan seluruh pengurus DAD Kecamatan se-Kabupaten Barito Timur, Hengky menekankan bahwa Dewan Adat Dayak memikul tanggung jawab besar untuk menjaga keberlangsungan adat dan budaya sebagai identitas masyarakat Dayak. Menurutnya, adat bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan jati diri yang harus terus diperkenalkan, dipahami, dicintai, dan dibanggakan oleh generasi muda agar tidak tergerus perkembangan zaman.
“Dewan Adat Dayak Kabupaten maupun Kecamatan harus menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan budaya. Namun tugas ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pengurus adat, melainkan tanggung jawab kita semua,” tegasnya.
Hengky mengajak seluruh pengurus DAD Kecamatan yang baru dilantik untuk aktif membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya melestarikan bahasa daerah, seni, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal. Ia mengingatkan bahwa apabila masyarakat sendiri tidak menjaga adat dan budayanya, maka warisan leluhur berisiko hilang ditelan zaman.
Selain fokus pada pelestarian budaya, Hengky mengungkapkan bahwa DAD Kabupaten Barito Timur juga memiliki perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ke depan, pihaknya akan melakukan pendataan terhadap anak-anak Barito Timur yang memiliki prestasi di bidang pendidikan maupun bidang lainnya, tetapi terkendala kondisi ekonomi.
Melalui kolaborasi dengan para donatur, dunia usaha, dan berbagai pihak yang peduli terhadap pendidikan, DAD Barito Timur akan berupaya memberikan dukungan bagi anak-anak berprestasi agar dapat melanjutkan pendidikan. Langkah tersebut menjadi wujud semangat gotong royong dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berprestasi, berkarakter, serta tetap menjunjung nilai budaya daerah.
Dalam kesempatan itu, Hengky juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga tanah adat maupun tanah pribadi sebagai warisan bagi generasi mendatang. Ia mengajak seluruh pihak mengelola tanah secara bijak, mencegah sengketa, serta mengutamakan musyawarah, kekeluargaan, hukum adat, dan aturan yang berlaku dalam penyelesaian persoalan pertanahan.
“Jangan sampai tanah yang menjadi sumber kehidupan dan kesejahteraan justru menjadi sumber perpecahan. Tanah harus dijaga, adat dihormati, budaya dilestarikan, dan persatuan terus dipelihara,” pesan Hengky.
Kepada seluruh pengurus DAD Kabupaten dan DAD Kecamatan yang baru dikukuhkan dan dilantik, Hengky mengajak agar amanah tersebut dijalankan dengan tulus, penuh tanggung jawab, dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan DAD tidak dapat dicapai sendiri, melainkan melalui sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Barito Timur, para damang, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia usaha, generasi muda, dan seluruh elemen pembangunan.
Mengakhiri sambutannya, Hengky mengajak seluruh masyarakat untuk terus bergerak bersama dengan semangat Gumi Jari Janang Kalalawah dalam mendukung terwujudnya Barito Timur yang semakin SEGAH (Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah, dan Harmonis).
“Adat kita jaga, budaya kita lestarikan, tanah kita pelihara, generasi muda kita dukung, dan persatuan kita perkuat,” tutup Hengky A. Garu di hadapan jajaran pengurus DAD Kecamatan se-Kabupaten Barito Timur.(Vna)
